Senin, 25 April 2016

REVISI PEPATAH


airmata bukan lagi pilihanku ketika luka
biasanya kecewa datang menampar, memancing airmata
baru membuat hati terluka
sekarang,
aku sudah menghapus sumber airmata
sehingga lantas kecewa langsung datang pada titik terluka.


pepatah, "bersakit-sakit dahulu, lalu bersenang kemudian", rasanya ingin aku revisi
"bersakit-sakit dahulu, lalu sakit lagi, sampai kau nyaris mati, baru kau bersenang kemudian, bersama kepincangan atau kelumpuhan sebagian"



Tidak ada komentar:

Posting Komentar