biasanya kecewa datang menampar, memancing airmata
baru membuat hati terluka
sekarang,
aku sudah menghapus sumber airmata
sehingga lantas kecewa langsung datang pada titik terluka.
pepatah, "bersakit-sakit dahulu, lalu bersenang kemudian", rasanya ingin aku revisi
"bersakit-sakit dahulu, lalu sakit lagi, sampai kau nyaris mati, baru kau bersenang kemudian, bersama kepincangan atau kelumpuhan sebagian".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar