Senin, 19 Februari 2018

Selamat datang kepada rasa gelisah
Gundah-gulana tak menentu

Selamat datang kepada rasa bersalah
Marah dan kecewa yang begitu

Silakan masuk
Pada dalamnya ruang rindu
Pada dalamnya kasih yang membiru
Pada dalamnya keadaan yang membelenggu

Ku relakan
Meski takkan ku lupakan

Ku ikhlaskan
Meski takkan tergantikan


Rabu, 14 Februari 2018

kesalku sudah sampai di ubun-ubun
andai saja itu kata
sudah habis ku ucap dengan tidak ramah
dihadapanmu!
memang tidak pernah bisa kau denganku
ucapanku hanya lalu
jangankan dimengerti, membaca saja sepertinya kau tak mampu

terimakasih sudah mengobarkan kembali amarah dihati
sayangnya kau membuat aku semakin jauh berlari
bukan pergi,
hanya saja aku memilih jalan yang lebih baik
sikapmu yang memudarkan semua mimpi-mimpi
sikapmu yang gugurkan semua ranting-ranting
dari bibit yang pernah kita tanam dalam-dalam

aku masih cinta
tidak tahu kamu

tapi sayang, cinta tak pernah cukup
menghadapi kejutan-kejutan dunia

sayang, cinta tak pernah cukup
menyesali asa yang kau buat hilang

kau seperti dalang dari wayang 1998
kau hilangkan, enyahkan
semua yang menjadi saksi 
antara kita selama ini

kau buat mimpi tertinggal abu
kau buat asa termakan masa


Selasa, 13 Februari 2018

aku sampai lupa, 
apa saja yang hilang dari hidupku
selain kamu. 

Senin, 12 Februari 2018

ada yang tak pernah enyah dari rasa yang terus mengganggu bahkan ketika aku ingin pergi
ada yang tak pernah berani tertinggal saat aku berlari

itu, kamu. 
jika ada kata-kata yang lebih baik daripada "aku jatuh cinta", itu untukmu.
pemilik dari separuh hatiku yang kau buat usang.
sampai situ saja, aku masih bahagia. 
bahkan lebih bahagia daripada ketika aku jadi milikmu.
karena kau berubah. 
kau inginkan ku lagi dan lagi.
dan itu asyik sekali.
aku tidak pernah membenarkan segala hal yang pernah terjadi diantara aku dan selain kamu. 
aku salah, membiarkan segala kebahagiaan datang dari arah yang tidak benar.
benar aku ingin bahagia, dan aku mendapatkannya. 
tapi tidak untuk waktu yang lama. semua hilang seiring dengan datangnya lagi kamu ke dalam pikiranku.

ya, kamu. 
kamu yang mendatangkan luka
lalu aku juga yang tetap jatuh cinta.

Aku adalah si brengsek.
Yang masih berani jatuh cinta padamu bahkan ketika aku luka. 

Kamis, 08 Februari 2018

kalau kamu merasa menjadi satu-satunya orang yang paling tersakiti apa harus aku berkata bahwa itu benar?
dalam pikiranmu, aku berniat meninggalkanmu, padahal tidak.

cinta sudah tidak lagi bisa mengubah keinginanku. kau tahu?
aku masih ingin kau mengerti apa yang aku mau.
dan lagi lagi kau membuat keadaan nya menjadi sulit.
tidak kau selesaikan pun satu masalah kita.

apa kabarnya kamu?
kau bilang kau sakit?
kau tahu? bertahun-tahun aku memaklumi segala tentang ketertinggalan hubungan kita
harus berapa lama lagi aku memberi waktu untuk mimpi-mimpi kita?

ah, rasanya aku terlalu banyak bermimpi.
aku lupa bangun.
aku lupa melihat, diluar sana banyak rumah tangga sudah dibangun.
dan aku? masih bermimpi.
maaf, aku. bukan kamu.

Selasa, 06 Februari 2018

kamu berubah
kamu bertopeng
kamu bukan lagi kamu
kamu bukan lagi kamu

Senin, 05 Februari 2018

kalau aku bisa menyanyi
sudah pasti ku menyanyi
semua lagu-lagu sendu kekinian.

sayangnya aku tidak bisa
syukurlah, jadi aku bisa menulis.

daripada aku diam
nanti aku jadi malin kundang
kalau ini tandanya Tuhan marah,
masa iya marahnya jelek sekali.
setahu ku Tuhan maha baik. 
marahnya saja pasti tetap baik. 

Tuhan mungkin bercanda,
ingin aku tertawa
tapi begitu melihat aku tertawa,
Tuhan bosan
terus Tuhan buat aku menangis, deh. 


aku sudah bosan menjadi gila
aku sudah jengah menjadi malam
gelap dan sunyi

aku muak menjadi aku
lalu siapa yang mau jadi aku?
tidak lucu,
masih menari-nari dibawah hujan.
tapi aku ingin tertawa

bagaimana?
kalau kata pidi baiq,
yang enak adalah kopi dengan roti cokelat

kalau kataku,
yang enak jadi istrimu

hahahaha
kamu pernah menjadi alasan
kamu pernah menjadi bahagia
kamu pernah menjadi luka

aku pernah jatuh cinta
aku selalu bahagia
aku tak berdaya



aku si dungu
tak pandai mencari kata
agar kau dengar

andai saja aku pintar
ku temukan kata
kau mengerti

aku ilalang
tak berharga
kau pelihara
lalu aku indah
lalu hujan badai
dan aku buruk
tapi belum mati.
semua yang ku mau untuk datang
maka mereka akan datang

entah mimpi, entah harapan
kecuali kamu.
entah sudah berapa jauh kita berjalan
entah sudah berapa lama kita berteduh
dari derasnya hujan yang datang mengguyur bumi


aku sudah pernah
pergi berpaling darimu
lantas apalagi yang membuat kau begini

aku tak pernah meminta satu apapun
kecuali kesehatanmu

aku berusaha tidak mendengar apapun
kecuali suaramu

lantas kini
dengan tuli kau enyahkan semua mimpi

lantas kini
dengan bisu kau buat semua palsu

sayang,
untuk apa berserah pada kebodohanmu
untuk apa kau diam pada setiap kesalahanmu

aku sebal
kenapa tak juga kau sadar

aku sebal
kenapa kau selalu kebal

padahal
aku selalu sayang
habis sudah nyaliku untuk berdekatan dengan pikiranmu
habis sudah caraku untuk mengajak kau mengerti
habis sudah rasa  yang menggebu
tinggal lah sisa harap yang tak kunjung bertemu

kamu akan tetap menjadi kamu
yang tak pernah tahu bagaimana maksudku

kamu akan tetap menjadi kamu
yang berhenti ketika aku perlu berlari

kamu akan tetap menjadi kamu
yang justru pergi..