Sabtu, 25 Januari 2014

Sekilas Kata

Maaf, sekilas kata yang hanya mampu untuk ku berkata
Satu kata yang ku tau sudah terlalu jemu kau mendengar
Pengucapan dari aku untukmu kesekian kalinya

Aku memang belum bisa menjadi pribadi yang lebih baik untuk diriku sendiri
Aku belum mampu membahagiakan dirimu selama ini

Ku tau kau sudah jengah dengan keadaan ini
Ya, keadaan dimana egoku yg selalu merusak kesabaranmu

Tak bisa lagi ku berkata
Karena tak ada lagi kata yang teranggap

Aku hanyalah seorang yang sedang berusaha memperbaiki dirinya
Berusaha menekan egoku yang frekuensinya kadang memuncak
Meski berulang kali salah
Karena kesalahan itu aku dikuatkan
Belajar menghargai apa yang orang lain berikan
Belajar menerima akibat dari kesalahan
Belajar ikhlas tentang semua kehilangan..




Selasa, 07 Januari 2014

Berkaca Terbata

Mungkin aku hanya sedang diterpa oleh susunan kata-kata mengukir duka dalam hati yang terluka bergejolak seolah menyeka setiap tetes airmata menyapu kepingan luka karena kecewa lantas tersiksa merapihkan asa.

Yang Ku Punya Rasa Yang Tak Usai

Maafkan setiap kali sikapku yang membuatmu jenuh menghadapiku
Maafkan setiap kata yang mendongkolkan hatimu

Begini adanya aku
Terlalu berat akan egoku

Kesabaranmu yang selalu menguatkanku
Tapi aku selalu mengecewakanmu

Maafkan..
Untuk semua yang kau rasa terlalu memberatkan hatimu
Maafkan..
Untuk kesabaran yang seperti sia-sia

Aku terlalu mencintai
Hingga selalu ingin memiliki

Setiap inchi pergerakanmu,
Aku melihat tanpa kau harus tau

Bahkan setiap perubahan hatimu,
Aku merasakan meski kadang memilukan

Aku tau kini telah berbeda
Tak lagi ada celah seperti dulu ku bersinggah
Aku tau ini semua beralasan
Karena aku yang terlalu sering  mengecewakan

Entah bagaimana aku kembali memulai
Entah darimana ku bangun lagi hatimu yang ku retakkan

Kini aku berserah
Pada diri yang terus ku perbaiki
Pada hati yang terus ku kuatkan

Adalah kemauanmu ingin melihatnya atau tidak
Adalah kemauanmu memandang dari sisi yang kau suka

Hanya ini yang ku punya
Rasa sayang untukmu yang tak usai
Bahkan selalu  berkembang setiap waktu yang terus berjalan

Aku tak memaksamu untuk merasakan
Jika memang rasaku kuat, kau pasti terhempas
Jika memang tak pantas, biarlah aku kau tinggalkan