Rabu, 30 Desember 2015

tanpa judul

sajak lama yang belum sempat ku publikasikan..





Seperti mati
Ingin ku bingkai abadi
Akhirnya hati
Pucat pasi

melangkah aku denganmu

Aku tak pernah mencari jalan untuk mencintai
Melainkan jalan itu ada terarah kedepan tepat dibawah kakiku menginjak
Aku tak pernah ingin  tersesat
Aku hanya mengayunkan kaki sederap dengan langkah kemana kau berjalan

Meski terus tatapmu kedepan
Tapi aku tau tanganmu selalu menyandingku
Selalu sedia ketika ku lelah
Selalu sedia ketika kujatuh terluka
Bahkan kau ada disetiap cucuran keringat jatuh bersama

Sudah tidak terhitung hari kita berjalan bersama
Bersanding dalam satu jalan lebar dengan banyak persimpangan yang ada
Banyak rintangan mengajak kita melompat bersama
Kadang dijalan yang sempit, aku  membuntutimu dari belakang
Berjarak.. membiarkan kau membuka langkah lebih dulu


Mengapa Bukan Ragu?

terlalu banyak judul ku namai rindu. hingga kata lain mengaduh..



mengapa aku tidak ikut menjadi bagian dari syahdu?
yang kau terus rasa dalam hatimu
yang kau tuangkan indah dalam lagu
mengapa hanya selalu rindu
yang setiap waktu 
ada dalam laju fikirmu
padahal kata lain banyak yang berlalu
lewat didepan matamu
mengapa bukan aku?
si ragu yang kadang mengganggu
si ragu yang kadang memebelenggu



Ragu kini tak sekuat itu
Kini ragu hanya bak abu
Biar saja sudah ku sapu

Maafkan aku wahai ragu
Kini rindu menang telak melawanmu..



Rindu Bergaduh

Akan ada saatnya aku mengatur rindu
Dalam satu pacu
Ia mengalun
Bertingkah malu
Dalam waktu
Yang enggan berpacu maju..

Akan ada sentuh
Hingga luluh
Semua rindu
Yang sempat berlabuh
Menjadi lantun
Sebuah lagu..

Aku menghadap satu
Titik semu yang berlalu
Kini jua menjadi satu
Rindu indah bergaduh.. 


R I N D U

Ku titikberatkan rindu pada debu
Yang menyingsing semu
Pada sepekat batu merah padam dalam tubuh
Ku sebut itu..

---------------HATI---------------.

Biasa orang memanggilmu..

Selasa, 29 Desember 2015

Rabu, 23 Desember 2015

M A N A

aku belum tentu mampu bersaing
aku belum tentu menang bertanding
aku belum tentu bisa bersanding
aku belum tentu tajam bertaring

tapi aku yakin..
aku mampu menerjemahkan segala pertanyaan
aku mampu memaparkan sekian jawaban dari keresahan
aku mampu membuktikan setiap pembicaraan
aku mampu menampar telak rintangan

ya,
bukan aku jika menghabiskan usaha dengan harta
yang ku punya hanya rasa
hanya setia
hanya ikhlas
hanya cita-cita

memberanikan diri untuk menjadi yang terbaik baginya
jika datang yang lebih baik
maka aku terus akan mengejar ke titik lebih tinggi dari itu

percayalah,
aku mampu
jauh dari kata bisa
lebih mampu dari sekedar bisa


kau, hanya perlu merasa
mana yang pantas
mana yang harus kau retas

aku percaya..

Senin, 21 Desember 2015

Selasa, 05 Mei 2015

Curiga..

Ingin segera rampung atas nama cinta
Ingin segera selesai dengan cinta
Ingin segera sudah mengikuti cinta
Ingin segera usang lelah mencinta


Membuat pekat saja
Hati yang tak kunjung memerah
Tetap pasi berwarna
Cenderung gelap
Secercah cahaya
Enggan menolak
Sekian juta resah


Mengejar, ku berlari
Selalu begitu..
Ingin memetik
Tak pernah sampai
Ke titik tempat bertemu


Curiga.. 
Mengapa Tuhan temukan
Papasan antara kita
Hingga belum ada jawaban
Yang tepat ketika luka

Kadang resah
Lelah
Hingga usah
Lagi untuk cinta

 
 

 

Senin, 09 Maret 2015

Ainun Untuk Habibie

Dulu aku ada
Setiap kali kau membuka mata
Kala setiap kata
Bosan kau dengar

Segala tentang waktu kau bekerja
Segala tentang tenaga yang kau keluarkan
Aku akan selalu melihat
Bersama merasa
Bahkan antisipasi sebelum kau lelah
Sebelum kau penat
Aku akan ada tepat di kalanya
Membawa segelas penawar dahaga
Membawa penawar lapar
Menyeka setiap keringat
Dari tubuhmu yang tak pernah lelah

Aku mencintai dari segala curahan doa
Setiap kau beranjak jauh dari pandangan
Kala kau berkata untuk cinta
Kala kau berkata untuk sebuah kebanggaan bangsa
Setiap gerak kecilmu untuk sebuah perubahan
Dalam hidup masa depan kita bersama, milik kita

Bahkan aku pun bukan separuh dari pentingnya kau
Kau bisa membuat aku berkonsentrasi lebih dari maksimal kerja fikirku
Bahkan hidupmu adalah bagian dari aku
Tanpamu aku tak hidup
Untuk hidupmu aku berani mati
Untuk hidupmu aku bisa bicara lebih dari seribu kali sehari
Berfikir tentang jantungmu, nadimu, celah kesehatanmu
Aku berani bertaruh mengacuhkan hidupku sendiri
Mengacuhkan titik yang kurasa sakit 
Menjadi tawa, tenaga menemani disebelah lelah dan senangmu
Agar kau tetap terjaga di dunia ditemani Tuhan
Agar aku tetap menjadi jodohmu
Didalam hati..

Walaupun sekarang aku telah berani beristirahat dalam pelukan Illahi..




" Saya berkeyakinan bahwa Ainun itu tidak dipisahkan, dia hanya pada dimensi yang lain dan keadaan yang lain tapi dia berada dengan saya di hati saya.. "

- Habibie-



Aku pun berada dipangkuan Illahi masih dengan hatimu
Aku berada di dimensi lain pun tepat tetap disebelahmu
Hanya kau tak dapat menyentuhku
Tak dapat lagi mendengar seribu ocehku
Kita masih menjadi cinta
Yang selamanya ada dalam duniamu dan duniaku..



 

Selasa, 27 Januari 2015

Hari Manis

Aku sedang berbahagia..
Ketika amarah mampu ku redam
Ketika ego mampu hilang
Ketika senyum selalu datang

Kali ini aku mampu melawan dinginnya malam
Menatap hangatnya siang
Menerpa angin kencang

Aku tak lagi seperti titik yang diam disudut
Bahkan aku mampu berlari berputaran
Keluar ruang..

Tak lagi dinding mampu hentikan
Setiap langkah yang ingin ku hentak

Tak lagi atap mampu menundukan
Setiap tekad yang akan kulakukan



Aku bahagia
Untuk setiap senyuman
Yang datang
Dari engkau yang kusayang

Bahkan setiap kali perlakuan manis
Yang setiap hari kini mendarat di bahagiaku..

Terimakasih
Untuk setiap manis
Di setiap hari

. . I LOVE YOU . .