banyak hal yang aku sesali
mengapa aku tidak belajar ikhlas ketika memang aku datang disaat terburukmu
mengapa aku selalu meminta bayaran untuk semua yang sudah ku lakukan
aku menyesal
aku masih menyimpan harap untuk kau tetap bersama disaat terburukku
aku menyesal
tak tahu tentang ikhlas
aku menyesal
meminta bayaran pada setiap hal yang ku lakukan untuk kita
hanya ini yang bisa aku beri
bukan wanita dengan kemewahan
bukan dengan ratusan juta rupiah
hanya ini yang bisa aku beri
perhatian untukmu
sarapan untukmu
peduli untukmu
tentunya sayang yang besar untukmu
aku menyesal
salah satunya
tidak bisa jadi bahagia untukmu
Kamis, 08 Desember 2016
bagi tahu
Beritahu aku jika kau sudah tidak lagi ingin bersama
Beritahu aku jika yakin tidak lagi ada
Beritahu aku jika kau mampu tak lagi denganku
Beritahu aku jika kau mau melakukan itu
Karena setelah itu.. aku akan mengangkat kaki yang terakhir
Daripada aku harus menjadi beban yang tak kau sukai
Beritahu aku jika yakin tidak lagi ada
Beritahu aku jika kau mampu tak lagi denganku
Beritahu aku jika kau mau melakukan itu
Karena setelah itu.. aku akan mengangkat kaki yang terakhir
Daripada aku harus menjadi beban yang tak kau sukai
Akankah ku ulang esok pagi?
aku merias wajah hari ini. bukan untuk mempercantik ketika dilihat. tapi untuk menutupi sekian rasa gundah gulana. memberi rona merah pada pipi. memberi tebal warna merah muda pada bibir. aku bercermin..akankah ku ulang esok pagi?
D E S E M B E R
Mungkin akan setiap Desember
Mungkin akan setiap pergantian Tahun
Trauma itu akan kembali datang
Rasanya aku ingin membenci Desember
Rasanya aku benci pergantian Tahun
Aku berusaha mengembalikan diriku seperti sebelum waktu itu
Aku bisa
Ya, aku kembali seperti biasa
Dengan sejuta alasan kebahagiaan yang aku punya
Lalu.. Desember ini
Direnggutnya lagi..
Aku berusaha membuang semua amarah, semua benci
Lantas airmata jatuh deras di pipi
Membuang aku mungkin hal yang saat ini kau butuhkan
Mungkin aku bukan kesenangan yang bisa mengisi kekosongan
Tapi aku ingat akan setiap kata yang sempat ku bagi dengan ibumu
Perihal menjagamu, perihal memerhatikan hidupmu
Namun
Sepertinya kau sudah tak membutuhkan nya lagi untuk kedua kali
Sepertinya Desember adalah duka tahunanku
Sepertinya aku harus banyak belajar tentang bagaimana ikhlas dalam hati
Aku relakan
Apa yang bisa membuat kau bahagia
Aku relakan
Asal tak ku lihat kau sakit dan jatuh di hadapan..
Desember..
Aku berduka..
Lagi..
Mungkin akan setiap pergantian Tahun
Trauma itu akan kembali datang
Rasanya aku ingin membenci Desember
Rasanya aku benci pergantian Tahun
Aku berusaha mengembalikan diriku seperti sebelum waktu itu
Aku bisa
Ya, aku kembali seperti biasa
Dengan sejuta alasan kebahagiaan yang aku punya
Lalu.. Desember ini
Direnggutnya lagi..
Aku berusaha membuang semua amarah, semua benci
Lantas airmata jatuh deras di pipi
Membuang aku mungkin hal yang saat ini kau butuhkan
Mungkin aku bukan kesenangan yang bisa mengisi kekosongan
Tapi aku ingat akan setiap kata yang sempat ku bagi dengan ibumu
Perihal menjagamu, perihal memerhatikan hidupmu
Namun
Sepertinya kau sudah tak membutuhkan nya lagi untuk kedua kali
Sepertinya Desember adalah duka tahunanku
Sepertinya aku harus banyak belajar tentang bagaimana ikhlas dalam hati
Aku relakan
Apa yang bisa membuat kau bahagia
Aku relakan
Asal tak ku lihat kau sakit dan jatuh di hadapan..
Desember..
Aku berduka..
Lagi..
Langganan:
Postingan (Atom)