Minggu, 23 September 2018

mungkin kau tidak benar-benar mengikuti langkahku
tapi aku tahu, kemana aku pergi
kau ada disana selalu jika kau mau

aku tahu kau tidak benar-benar ada pada jalan lain
aku tahu kau masih pada tujuanmu
menemaniku

hingga aku benar-benar bahagia..

Senin, 17 September 2018


mati senyumku diantara lemas raga. tiada membara aku bangkitkan asa. 
hancur mimpi memperingatkan asa. aku yang lengah pada angan. 
terbang jauh harga diri. disudut ruang tak terkasih. 
aku si penyuka kelam. aku yang memilih gelap. 
sebahagia mana yang bisa aku jadikan klise. pada ruam yang benar-benar bukan kamuflase. 
terhimpit dalam lirih. bahkan bukan bahagia yang menilik. 
waktu benar-benar kejutan. kemana dan sedalam mana aku seperti di hutan.
Tuhan tidak pernah ingkar. kemana bahagia maka berjuang diatas luka. 
semoga aku tidak salah paham. atas semesta alam yang datang tanpa pesan. 
panggilan yang tak tertulis asalnya. jawaban yang coba ku paksakan mengarah logika.
lantas aku datang. semoga saja bukan gerbang mengarah sengsara. 
hal yang menyedihkan dalam hidupku adalah ketika aku kehilangan senyawa dalam diriku
yang tak terenggut tapi ia enggan ada
seraut senyum yang tak lagi menepi diantara garis pipi 
hidupku serasa kelu menantang semua bahagia
aku selalu diam dalam diam yang ku buat
aku ingin pergi
semacam menyenangkan diri
memanggil ruh-ruh bahagia yang entah terlepas dibagian bumi mana
aku ingin bermain
melupakan satu tingkatan serius dalam fikiran
hanya bermain
bercanda hingga senja
lalu baru aku mau kembali
menghadap hidup seberapapun rumitnya


aku sudah kembali
mengais-ngais rasa kasihan
aku datang lagi
dengan lemah aku tak bernyali

aku hanya menunggu
hingga nanti api menjadi abu
dan aku
tetap bersandar lesu disitu




Rabu, 12 September 2018

Anggap saja aku  yang tak pernah pergi meskipun kau pergi,
yang tak pernah pergi meskipun kau diam,
yang tak pernah pergi meskipun kau datang,
yang tak pernah pergi meskipun kau hilang


Anggap saja aku yang tidak menanti
pun secuil harapan yang pernah terlintas dalam angan..



Barangkali kau tidak lagi perlu tahu tentang aku

Tentang kebahagiaanku

Tentang bagaimana aku menghapus perih

Tentang bagaimana aku bersandar pada lelah

Bagaimana aku menguatkan aku




Barangkali kau juga tak lagi perlu mengerti

Kenapa aku harus selalu berbahagia

Diatas semua yang ada dalam pikiranku

Saat ini, esok dan nanti.. 


Rabu, 05 September 2018

ketika semesta tidak pernah mendukung ketika kau lelah
ketika semesta abai pada hatimu yang ingin teduh
ketika semesta pergi seakan kau sendiri

sepi..
aku rasa pada hati
tanpa siapa-siapa yang hadir
bahkan hanya untuk melipirkan senyum pada bibir ini


aku malas
berjuang pada aku
si penyuka salah
atau bahkan si selalu salah

aku malas
mengerti si benar
si yang selalu benar

karena aku yang selalu tak bisa
menjadi benar
atas semua kebenaran ataupun kesalahan

Senin, 03 September 2018

dia
mungkin satu yang pernah membuatku merasa bahagia

dia 
mungkin satu yang pernah membuat aku merasa sadar

dia
mungkin satu yang sesungguhnya tak pernah ada

dia
mungkin satu yang hingga kini hanya pelampiasan

dia
mungkin satu yang membuat aku tidak pernah ingkar

dari janji untuk tidak menyayanginya..