kalau kamu merasa menjadi satu-satunya orang yang paling tersakiti apa harus aku berkata bahwa itu benar?
dalam pikiranmu, aku berniat meninggalkanmu, padahal tidak.
cinta sudah tidak lagi bisa mengubah keinginanku. kau tahu?
aku masih ingin kau mengerti apa yang aku mau.
dan lagi lagi kau membuat keadaan nya menjadi sulit.
tidak kau selesaikan pun satu masalah kita.
apa kabarnya kamu?
kau bilang kau sakit?
kau tahu? bertahun-tahun aku memaklumi segala tentang ketertinggalan hubungan kita
harus berapa lama lagi aku memberi waktu untuk mimpi-mimpi kita?
ah, rasanya aku terlalu banyak bermimpi.
aku lupa bangun.
aku lupa melihat, diluar sana banyak rumah tangga sudah dibangun.
dan aku? masih bermimpi.
maaf, aku. bukan kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar