Airmata yang sudah memantapkan hati untuk diam disini tanpa mau se-inchi saja menjauhi apalagi pergi. Kutetapkan dalam diri aku akan menggoreskan tinta dalam hati yang tak akan pernah ku hapus lagi.
Apapun yang menemani akan selalu menjadi semangat tersendiri menggapai mimpi dalam janji.
Tak pernah luput dalam sujud setiap bersimpuh.
Ia kuat terbaca terucap dalam doa.
Mendekati pasti menjadikan doa seperti rasi berbentuk indah ketika bersinar ia dikabulkan.
Pernah ada airmata tercurah menghampiri pipi terus melaju hingga kedalam hati.
Bukan sedih melainkan lirih berharap semua ucap adalah doa.
Berharap Tuhan mendengar lagi membuat nyata.
Sudah ini yang terakhir, tak pernah lagi mau membuka hati.
Apalagi menyakiti diri.
Biar Tuhan mengeratkan dua hati.
Menjadi Ibadah yang suci.
Dihadapan Ilahi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar