Jumat, 25 Juli 2014

Jika kau bukan jodohku, berarti memang bukan aku yang kelak mampu melengkapi ibadahmu pada Tuhan.

Disetiap doaku pada Tuhan, aku selalu meminta untuk didekatkan kepadamu dengan cara yang baik, dijodohkan denganmu dengan cara yang baik dan meminta didekatkan keluarga kita juga dengan cara yang baik. Tuhan menjawab semua doaku. Tuhan memang memberi yang baik tidak selalu dengan cara yang menyenangkan. Ketika kini aku jauh darimu, tanpa kabar darimu.. inilah jawaban doaku pada Tuhan. Tuhan mendekatkan ku denganmu dengan cara yang  begitu baik, melalui doa. Karena sesungguhnya aku menyayangimu karena Allah. Subhanallah.. Begitu banyak dosa yang ku perbuat tapi Tuhan selalu mendengar setiap lirihnya doa-doaku. Sehingga Tuhan buat aku tak ingin melewatkan satu kali saja doaku untukmu dan untuk orang-orang yang kusayangi. Jodoh memang ditangan Tuhan. Tapi Tuhan Maha Pengasih. Ia tak segan memberi apa yang diminta umatnya. Aku meminta pada Tuhan supaya kelak kau dijadikan imam yang baik untukku dan anak-anak kita. Aku percaya Tuhan mendengarnya. Kita bersama, tapi jarak tak harus dekat. Seperti ini pun kita tetap bersama, sama-sama saling mendoakan. Kesabaran, keikhlasan kelak akan menjadi airmata yang bahagia. Insya Allah. Meski tak selalu tahu tentang keadaanmu, aku yakin Tuhan menjagamu dari apa-apa yang buruk, dari segala khilaf. Aku percaya kelak Tuhan mendengar itu. Kini aku bukan lagi aku yang akan selalu tau bagaimana tentangmu, tapi aku kini aku yang sedang berusaha menjadi yang terbaik dimata Tuhan. Karena setiap wanita sama, yang membedakan hanyalah ketaatan pada Tuhan. Suatu saat jika aku sudah menjadi wanita yang baik akhlak dan perilakunya, bukan cuma Tuhan tapi kau juga pasti akan melihatnya. Tak perlu aku khawatir kehilanganmu. Karena goresan garis hidupku telah diukir oleh Yang Maha Kuasa. Jika kau bukan jodohku, berarti memang bukan aku yang kelak mampu melengkapi ibadahmu pada Tuhan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar