Ada rasa sedih yang tertahan dari dalam hati yang bertahan
Atas kasih yang ku biarkan datang mengalir deras pada raga yang tak mampu ku rias
Ada harap diantara rasa sesal yang kemudian datang
Masih mengasihi sayang yang baru saja ku lantangkan keras
Lalu hadir gelisah diantara tidak percaya
Atas waktu yang pernah ku rasa bahagia
Mengapa hati mudah tersinggung
Bahkan pada hal yang harusnya bukan jadi alasan termenung
Lantas mengapa aku harus resah
Atas hati yang sudah dipasrahkan terludah
Ia dekat dengan jangkauan pelukan
Tapi mudah juga pergi tak berbekas
kamu, musim semi di alun-alun bekasi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar