Rabu, 06 Januari 2016
- A L U S A - Part I
Hanya cerita yang ku rangkai entah fiksi entah nyata..
Delisha..
Perempuan ayu namun tak seperti bidadari
Perempuan manis hampir seperti putri
Hanya saja tingkahnya bagai lelaki
Delisha..
Banyak menghabiskan hidupnya dengan senyuman
Banyak terkenang tawa dari bibirnya
Gelagat dan gurauannya
Tak mudah dilupa
Delisha..
Suaranya bagai sepuluh wanita
Ramai terdengar
Setiap celotehnya
Delisha..
Didekatnya,
Ia mampu merubah sedih menjadi tawa
Ia mampu mengurai luka menjadi bahagia
Hingga satu hari..
Delisha..
Yang telah diambil hatinya
Oleh pangeran tanah sunda rupawan
Delisha..
Ia jatuh cinta
Ia jatuh hati
Dalam dekap manis sang pangeran
Sang Pangeran..
Ku sebut saja ia, Alusa
Alusa, rupawan dari tanah sunda
Pergi merantau ke tanah lainnya
Hingga bertemu Delisha dengan Alusa
Pertemuan pertama tanpa bicara
Pertemuan berikutnya,
Delisha menyimpan suka
Pada hati Alusa
Yang tentu tidak sedia
Delisha..
Putri itu terus saja masuk
Kedalam alunan asmara
Yang belum tentu sirna
Terus saja waktu merasuk
Bersama cinta dan setia
Pernah Alusa mendustai
Delisha tetap mencintai
Direngkuhnya hari demi hari
Yang Delisha miliki
Bersama dalam alunan gelak tawa
Menyeringai membara cukup lama
Delisha..
Kasih sayang yang dalam
Dengan segala kesetiaan
Menemani sang Pangeran
Dikala jatuh hingga terluka
Delisha tak pernah mau pergi..
Ia tetap hati..
Untuk mencintai..
Tapi perlahan..
Alusa pergi dari pandangan
Ia menjauh dari jangkauan
Alusa..
Ia meninggalkan..
Hati yang terlalu setia padanya
Sayang, Delisha
Ia seperti bisu
Tak lagi mau bicara
Gelak tubuhnya kaku
Ia malu..
Pada waktu..
Yang menjadi saksi bisu
Mereka pernah SATU..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pangeran ini tak bertahta
BalasHapus