Jumat, 06 Desember 2013

Terdiam Menyesak

Rasanya sudah berbeda
Seperti tak semanis kemarin
Hakikatnya mungkin juga sudah berbeda
Tak sedekat kemarin

Salah aku,
Selalu tak berdaya melawan egoku
Salah aku,
Ketika aku bungkam dimakan cemburu

Bukan tak berusaha
Hanya saja aku melemah
Dimakan rasa dimakan keserakahan egoku sendiri

Apapun yang kau katakan tentang amarahmu
Itu tak cukup melumpuhkanku
Tapi ketika kau berkata tentang keluhmu lelah untukku
Kau buat patah tulangnya usahaku

Memang sekarang kau yang menilai bagaimana aku
Tapi bukan untuk kau hentak disetiap perkataanmu

Jadilah seperti biasanya
Buat aku tidak telalu kaku untuk bertindak
Buat aku nyaman bergerak berusaha

Jangan berubah,
Ketika kau berubah maka cara yg sudah ku tata juga akan terubah
Titik titik poros putaran fikiranku juga akan terubah

Tolong,
Biasakan saja keadaannya
Agar aku tak terlalu terisak emosi
Agar aku tak terlalu menyesak dihati

Biarkan aku berusaha berjalan dengan keinginanku
Biarkan aku bergerak dengan pencapaian kinerja otakku

Jawabannya,
Kau yang melihat dari sisi yang kau mau
Hasilnya,
Tuhan yang menentukan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar