Hari berlalu hingga berminggu berbulan bersamamu
Waktu berjalan hingga tiba ia terdiam
Hati merasa kala sesungguhnya itu tak ada
Membohongi sebagian sisi logika
Ku sangkalkan tiap kali gejolak batu merah dalam tubuh ini ketika ia jujur
Ku hempaskan semua aura ketika detak hati tak menentu
Ku mencoba hambar tak merasa ketika ia berucap
Ku tahu itu hanyalah percobaan keterpaksaan
Ku tahu itu hanyalah percobaan keterpaksaan
Sejak aku terdiam konsentrasi pada titik rasa dihati
Aku temukan secercah kebiruan yang terang
Ku coba merangsak menemuinya
Tapi ia semakin berlari
Sejak aku bicara pada suara hati
Aku dengar ia berbisik
Ku coba mengerti
Tapi terlalu pasi
Sejak aku berucap
Ternyata ia menjawab
Sejak aku bersikap
Ia juga ikut bergerak
Ia juga ikut bergerak
Sejak aku jujur
Ia berkata..
Ia berkata..
Ia sedang berusaha, belajar
dag!
Detak jantung tiba-tiba beralun lebih kencang dari biasanya
Hembusan nafas ini seperti tergopoh-gopoh terpelanting
Sejak aku tulus
Aku tak pernah memaksa kau membalasnya
Sejak aku tahu,
Ku rasa cukup kau memaksa ketidakpastian hatimu
Sejak kau belajar
Aku coba bertahan
Tapi tak pernah aku mau membawa ini kepada keseriusan dalam kenyataan
Tapi tak pernah aku mau membawa ini kepada keseriusan dalam kenyataan
Sejak kau berusaha
Aku hanya akan menyaksikan
Tumbuhnya atau gugurnya pembelajaranmu terhadapku
Sejak aku
Maka aku
Maka aku
Menentukan semua keadaan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar