Selasa, 24 September 2013

SEJAK AKU

Hari berlalu hingga berminggu berbulan bersamamu
Waktu berjalan hingga tiba ia terdiam
Hati merasa kala sesungguhnya itu tak ada
Membohongi sebagian sisi logika

Ku sangkalkan tiap kali gejolak batu merah dalam tubuh ini ketika ia jujur
Ku hempaskan semua aura ketika detak hati tak menentu
Ku mencoba hambar tak merasa ketika ia berucap
Ku tahu itu hanyalah percobaan keterpaksaan

Sejak aku terdiam konsentrasi pada titik rasa dihati
Aku temukan secercah kebiruan yang terang
Ku coba merangsak menemuinya
Tapi ia semakin berlari


Sejak aku bicara pada suara hati
Aku dengar ia berbisik
Ku coba mengerti
Tapi terlalu pasi

Sejak aku berucap
Ternyata ia menjawab

Sejak aku bersikap
Ia juga ikut bergerak

Sejak aku jujur
Ia berkata..
Ia sedang berusaha, belajar


dag!
Detak jantung tiba-tiba beralun lebih kencang dari biasanya
Hembusan nafas ini seperti tergopoh-gopoh terpelanting

Sejak aku tulus
Aku tak pernah memaksa kau membalasnya

Sejak aku tahu,
Ku rasa cukup kau memaksa ketidakpastian hatimu

Sejak kau belajar
Aku coba bertahan
Tapi tak pernah aku mau membawa ini kepada keseriusan dalam kenyataan

Sejak kau berusaha
Aku hanya akan menyaksikan
Tumbuhnya atau gugurnya pembelajaranmu terhadapku
 

Sejak aku
Maka aku
Menentukan semua keadaan..




 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar