Selasa, 13 Agustus 2013

Entah Apa dan Bagaimana

Memaksa bergerak dengan keadaan hati yang sedang kram membeku. Aku butuh sebentar saja ketenangan yang mampu menguatkan hati ini. 
Aku tidak sedang terpuruk, aku hanya sedang tertunduk tertampar setengah tak sadar. Aku tetap berjalan namun tanpa jaringan pikir yang ada. Aku mampu bicara tapi tak terucap.

Kebodohan yang ku ulangi, kesalahan yang ku perbuat..maaf untuk itu.
Aku hanya sedang berusaha menghibur diri, membakar kembali semangat kehidupanku.


Aku ingin menangis tapi sudah hilang air mata itu ketika ego ku memuncak.
Aku ingin bicara tapi hilang semua ucapan itu ketika aku kembali tertunduk.

Bagaimana menata hati yang rupanya sudah tak ku temui letak utuhnya?
Bagaimana menata hati ketika ia lantah membeku pada sudut yang tak bisa ku jamah?

Bagaimana aku yang sendiri harus berjuang tanpa ada inginku?
Bagaimana aku menjadi aku yang tak mampu lagi berpikir?

Ketika mati semua aliran dalam kepalaku, ketika isak dalam tangisku, ketika berdegup setengah mati tersadar jantungku, ketika tertahan hati yang ingin menangis..

Aku hanya bisa terdiam, aku butuh ruang untuk ku berlindung..

Aku takut ego yang berubah diluar logika
Aku takut datang saatnya aku benar benar gila
Aku takut ketika aku benar benar ingin pergi

Aku berusaha menahan sekuat hati, berusaha berpikir semaksimal otakku bekerja..

Semoga mampu tertahan ego yang lama terpendam

Biar saja membiru mematikanku sendiri, tapi tidak sekarang.
Mungkin nanti..........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar