Kini giliran duniaku..
Tempat yang aku singgahi setiap fajar, senja, petang
Nyaris bertolak pada batas keruntuhan..
Gemetar sekujur tubuh
Pilu membeku..kelu..
Berlari ku tak mampu
Ada kehidupan lain dipundakku
Tapi kali ini nyata
Semua retak,pecah didepan mata
Ku genggam seluruh asa yang tak lagi nampak
Mimpi yang sudah enggan terbangun
Karena tak ada lagi yang bisa ku harap
Baik harap ataupun nyata
Aku tinggalah aku bersama dia
Yang akan kucintai sampai matinya jiwa ini
Dia satu-satunya alasan aku masih bernafas
Walaupun terengah
Hiduplah ia
Dengan bahagia
Agar aku tenang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar